derajat Vs beJat

Masih terbayang dalam ingatan, dulu waktu di SD, MrG termasuk orang yang aktif menjawab, pokoknya jawab apa aja deh , but it’s not include tuk GOSIPin orang yah…itu mah Nehi and ogah bener, tapi klo pelajaran matematika  i’m  a  man who always answer the questions (sok bgd yah MrG…hehehe🙂 )

Nah pada hari itu senin klo gak salah bis upacara, tiba-tiba ibu guru melaksanakan TES Lisan Bersama-sama. Sontak seisi kelas kebakaran jenggot semua, da yg langsung bereaksi perutnya ketika muncul kata-kata ” Tes Lisan” kontan tiba-tiba perut terasa mules, dan bawaannya mau kebelakang terus (maksudnya WC). Ada juga yang merasa sudah siap, padahal kaki nya goyang-goyang terus karena gemetaran takut ditanya…

btw hari itu MrG gak masuk karena sedang sakit,

biasa deh seing diciumin oleh nyamuk-nyamuk nakal dan saking tidak sopannya, nyamuk tersebut jg meninggalkan lipstik merah dimana-mana (bilang aja kena DB pake didramatisir bangetzzz sih)

tibalah Tes lisan tersebut, dan inilah sebagian dialog yang terjadi didalam kelas

Guru : “Anak-anak sudut ABC sama dengan 60 DERA…?”

Murid : “JAT!”

Guru : “Sudut BAC sama dengan 60 DERA…?”

Murid : “JAT!”

Guru : “Jadi kedua sudut itu sama-sama BE…?”

Murid : “JAT!”

Guru : “#$%!*&…”

Jam pertama sudah  berakhir, dan akhirnya seluruh siswa merasa lega….

tibalah jam kedua yang mendebarkan….. please wait……..

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling dinanti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
Murid-murid : “Selamat pagi, Bu Guru!”
Bu Guru (dengan suara melengking) : “Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?”
Murid-murid : “Selamat pagi, siang dan sore Bu guru…”
Bu guru : “Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.”
Murid-murid : “Selamat sejahtera Bu Guru!”
Bu guru : “Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?”
Murid-murid : “Mengerti Bu Guru…”

Guru : “Pandai!”
Murid-murid : “Bodoh!”

Guru : “Tinggi!”
Murid-murid : “Rendah!”

Guru : “Jauh!”
Murid-murid : “Dekat!”

Guru : “Berjaya!”
Murid-murid : “Menang!”

Guru : “Salah itu!”
Murid-murid : “Betul ini!”

Guru (geram) : “Bodoh!”
Murid-murid : “Pandai!”

Guru : “Bukan!”
Murid-murid : “Ya!”

Guru (mulai pusing) : “Oh Tuhan!”
Murid-murid : “Ya Hamba!”

Guru : “Dengar ini… ”
Murid-murid : “Bicara itu…”

Guru : “Diam !!!”
Murid-murid : “Ribut !!!”

Guru : “Itu bukan pertanyaan, bodoh !!!”
Murid-murid : “Ini adalah jawaban, pandai!!!”

Guru : “Mati aku!”
Murid-murid : “Hidup kami!”

Guru : “Saya rotan baru tau rasa!!”
Murid-murid : “Kita akar lama tak tau rasa!!”

Guru : “Malas aku ngajar kalian!”
Murid-murid : “Rajin kami belajar bu guru…”

Guru: “Kalian gila semua!!!”
Murid-murid : “Kami waras sebagian!!!”

Guru : “Cukup! Cukup!”
Murid-murid : “Kurang! Kurang!”

Guru : “Sudah! Sudah!”
Murid-murid : “Belum! Belum!”

Guru : “Mengapa kamu semua bodoh sekali?”
Murid-murid : “Sebab saya seorang pandai!”

Guru : “Oh! Melawan, ya??!!”
Murid-murid : “Oh! Mengalah, tidak??!!”

Guru : “Kurang ajar!”
Murid-murid : “Cukup ajar!”

Guru : “Habis aku!”
Murid-murid : “Kekal kamu!”

Guru (putus asa) : “O.K. Pelajaran sudah habis!”
Murid-murid : “K.O. Pelajaran belum mulai!”

Guru : “Sudah, bodoh!”
Murid-murid : “Belum, pandai!”

Guru : “Berdiri!”
Murid-murid : “Duduk!”

Guru : “Bego kalian ini!”
Murid-murid : “Cerdik kami itu!”

Guru : “Rusak!”
Murid-murid : “Baik!”

Guru (stres) : “Kamu semua ditahan siang hari ini!!!”
Murid-murid : “Dilepaskan tengah malam itu!!!”

Bu Guru : “???&^&*(#%!!!”

Categories: My Lesson | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “derajat Vs beJat

  1. puspa ama ami

    kok lucu banget mr..
    kita sampe gak bisa ketawa lagi…
    hkhkhkhkhkh….

  2. MrG

    tertawalah sebelum tertawa kamu dilarang…hehehe

  3. puspa

    maksudnya ga lucu mr..hehehe
    maap mr nilainya jangan dikurangin ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: